— Pemerintah Nagari Simawang menggelar Rapat Koordinasi, Informasi, dan Pembahasan Permasalahan Urgen pada Jumat (10/07/2026). Rapat yang berlangsung di Aula Kantor Wali Nagari Simawang, Balai Gadang, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar ini fokus membahas isu krusial terkait tapal batas wilayah dengan Nagari Bukit Kandung, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, serta rencana alokasi lahan militer.
Pertemuan yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut dihadiri oleh sekitar 80 orang pemangku kepentingan. Di antaranya adalah Sekretaris Nagari Simawang beserta perangkat, Wakil Ketua BPRN Akmal, Ketua KAN M. Nur Dt. Tianso beserta pengurus, Niniak Mamak se-Nagari Simawang, pengurus lembaga unsur nagari, perwakilan pemuda, serta tokoh masyarakat setempat.
Niniak Mamak Setujui 31 Hektar Lahan untuk kompi Batalyon Infantri TP 951/ Pendeka Marapi
Salah satu poin krusial yang dihasilkan dalam rapat koordinasi ini adalah adanya lampu hijau terkait penyediaan lahan untuk rencana pembangunan Batalyon Yon TP.
Berikut adalah 4 poin utama hasil kesepakatan rapat:
Persetujuan Prinsip: Niniak Mamak Jorong Batulimbak pada prinsipnya menyetujui pemberian lahan untuk pembangunan Yon TP sesuai peta awal dengan luas sekitar 31 hektar yang berlokasi di antara kawasan Kubang Langkok dan Bolek.
Dasar Pembahasan: Lokasi usulan tersebut akan dijadikan dasar utama dalam pembahasan lebih lanjut terkait penetapan lahan sesuai kesepakatan para pemangku adat.
Keputusan Kolektif: Para Niniak Mamak sepakat bahwa keputusan final terkait pemberian lahan harus ditetapkan melalui musyawarah bersama di Balai Adat agar memperoleh legitimasi hukum adat secara kolektif.
Rapat Lanjutan: Dalam waktu dekat, unsur Niniak Mamak akan kembali menggelar rapat lanjutan di Balai Adat untuk meresmikan keputusan bersama ini.
Dinamika Lapangan dan Antisipasi Kerawanan
Meski menunjukkan perkembangan yang sangat positif, jalannya proses ini dinilai masih memerlukan pengawalan ketat. Persetujuan yang ada saat ini barulah bersifat prinsip, sehingga keputusan akhir masih sangat bergantung pada hasil musyawarah resmi seluruh unsur Niniak Mamak di Balai Adat mendatang.
Secara keseluruhan, rapat koordinasi urgen yang berakhir pada pukul 18.30 WIB ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya potensi gangguan keamanan. (Juned)

0 $type={blogger}:
Posting Komentar