goro Kelompok Tani di Jorong Saruaso Barat
Lansaninews.com Tanah Datar Menyambut musim tanam kedua (MT II), kekompakan diperlihatkan oleh masyarakat petani di Jorong Saruaso Barat, Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas. Demi menjaga pasokan air tetap lancar, dua kelompok tani di daerah tersebut turun ke sawah menggelar aksi gotong royong massalmassal, Sabtu (11/07/2026)
Fokus utama aksi ini adalah memperbaiki sejumlah titik kebocoran pada saluran irigasi yang mengalirkan air ke kawasan Sawah Kayu Hujan dan Sawah Baruah.
Langkah cepat ini diambil agar air tidak terbuang sia-sia, mengingat pentingnya stabilitas pasokan air di awal musim tanam.
Koordinator kegiatan, Osela Beldri, A.Md, menyebutkan bahwa perbaikan ini bersifat mendesak karena kondisi saluran irigasi yang sudah mulai mengalami kebocoran di beberapa titik dinding pembatas.
"Kita bergerak bersama dalam rangka menghadapi musim tanam MT II. Banyaknya kebocoran di saluran irigasi Sawah Kayu Hujan dan Sawah Baruah harus segera diatasi agar debit air ke sawah-sawah petani tetap optimal," ungkap Osela.
Gotong Royong Jadi Kunci Sukses Tani
Kawasan Sawah Kayu Hujan dan Sawah Baruah selama ini dikenal sebagai urat nadi pertanian bagi warga Jorong Saruaso Barat. Sadar akan pentingnya fasilitas umum tersebut, para petani dengan sukarela membawa peralatan dari rumah untuk menambal tanggul yang retak.
Sinergi antara dua kelompok tani ini menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih kental di Nagari Saruaso. Melalui swadaya dan tenaga bersama, kebocoran irigasi berhasil diatasi secara cepat tanpa harus menunggu waktu lama.
Dengan diperbaikinya saluran pengairan ini, para petani optimistis proses pertanaman pada musim MT II akan berjalan mulus, sehingga target hasil panen yang melimpah dapat terwujud beberapa bulan ke depan. (Juned)
Tags:
Tanah Datar
