Polda Sumatera Barat bergerak cepat menindaklanjuti dugaan insiden pemukulan yang disebut melibatkan seorang oknum perwira Polri. Kapolda Sumbar telah memerintahkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap peristiwa tersebut.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, membenarkan langkah tersebut saat dikonfirmasi pada Jumat (7/8/2026) malam.
"Pak Kapolda sudah memerintahkan kepada Kabid Propam untuk melaksanakan penyelidikan terhadap kejadian tersebut," ujarnya.
Menurut Susmelawati, Propam Polda Sumbar akan mengumpulkan seluruh fakta yang berkaitan dengan peristiwa itu melalui serangkaian pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait. Pemeriksaan akan mencakup personel kepolisian yang diduga terlibat, korban, saksi-saksi, hingga pihak lain yang mengetahui kejadian tersebut.
"Nanti semuanya akan dimintai keterangan, baik personel internal, pihak korban maupun pihak lain, ter masuk dari unsur lalu lintas apabila memang diperlukan," jelasnya.Ia menegaskan, Kapolda Sumbar ber komitmen menjaga profesionalisme dan akuntabilitas institusi kepolisian. Karena itu, setiap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran akan ditindak sesuai aturan yang berlaku.
"Prinsipnya, Pak Kapolda sangat tegas. Apabila ada anggota Polri yang terbukti melanggar, tentu akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. Namun semua itu bergantung pada hasil penyelidikan Propam," tegas Susmelawati.
Saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung. Polda Sumbar mengajak masyarakat untuk memberikan ruang kepada Propam bekerja secara profesional guna mengungkap fakta secara utuh dan objektif.Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan ada atau tidaknya pelanggaran yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait dalam peristiwa tersebut. (Wati)

0 Komentar