Sebanyak 45 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kabupaten Pasaman Barat mengikuti Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paskibraka Tahun 2026 di Desa Bahagia Wisma Amanah, Simpang Empat, Jumat (7/8). Bupati Pasaman Barat Yulianto menegaskan bahwa para peserta merupa kan calon pemimpin bangsa yang akan melanjutkan estafet perjuangan generasi sebelumnya.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pasaman Barat tersebutdiawali dengan upacara tantingan yang dipimpin Kepala Badan Kesbangpol Yosmar Difia, dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Paskibraka dan pembukaan resmi pemusatan pendidikan serta pelatihan yang ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Yulianto.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Setia Bakti, Kepala Cabang Bank Nagari Simpang Empat Rahmad Ildrony, para pelatih, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Yulianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil melewati proses seleksi yang ketat. Menurutnya, 45 pelajar tersebut merupakan putra-putri terbaik Pasaman Barat yang akan mengemban tugas penting dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
"Dari awal saya melihat proses seleksinya berjalan dengan sangat baik. Adik-adik yang terpilih hari ini merupakan yang terbaik di antara ratusan bahkan ribuan pelajar di Pasaman Barat," katanya.
Yulianto menegaskan bahwa momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme, disiplin, tanggung jawab, dan kepemimpinan kepada generasi muda.
Ia juga mengingatkan para peserta bahwa Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang me limpah sehingga membutuhkan generasi penerus yang memiliki integritas, karakter kuat, dan rasa cinta tanah air yang tinggi.
"Adik-adik adalah penerus perjuangan bangsa. Kelak, kalianlah yang akan menjadi pemimpin di masa depan. Saya berharap ada di antara kalian yang menjadi anggota TNI, Polri, kepala daerah, anggota legislatif, maupun pemimpin di berbagai bidang lainnya," ujarnya.
Selain itu, Bupati berpesan agar para peserta senantiasa menjaga sikap, menjunjung tinggi kedisiplinan, serta tidak larut dalam rasa bangga yang berlebihan atas pencapaian yang diraih.
"Jangan pernah merasa rendah diri, tetapi jangan pula menjadi sombong. Jadikan keberhasilan ini se bagai motivasi untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan teladan yang baik bagi lingkungan sekitar," katanya.
Menurut Yulianto, seluruh materi dan pembinaan yang diberikan selama pelatihan akan menjadi bekal berharga bagi para peserta dalam menjalankan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.
Di akhir arahannya, Bupati mengajak seluruh Capaska untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin serta menjadi teladan bagi pelajar lain di lingkungan masing-masing.
"Jadilah contoh yang baik dan teruslah bersemangat dalam meraih cita-cita. Masa depan bangsa ini berada di tangan generasi muda," tutupnya. Dava

0 Komentar