Lansaninews.com, Tanah Datar – Universitas Negeri Padang (UNP) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif melalui peningkatan kompetensi guru. Melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat yang diketuai Endang Sri Handayani, M.Pd., UNP menyelenggarakan Seminar dan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dalam Mengidentifikasi Anak Berkebutuhan Khusus untuk Mewujudkan Pendidikan Inklusif pada 18–19 Juli 2026 di SD Negeri 04 Jaho, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Integrasi Prodi dan Nagari (PIPN) ini merupakan hasil kolaborasi Departemen Pendidikan Luar Biasa Universitas Negeri Padang dengan Pemerintah Nagari Jaho sebagai upaya memperkuat kapasitas guru dalam memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan setiap peserta didik.
Selama dua hari pelaksanaan, para guru memperoleh penguatan materi mengenai konsep pendidikan inklusif, karakteristik anak berkebutuhan khusus, serta teknik identifikasi yang tepat. Tidak hanya itu, peserta juga mengikuti praktik langsung mengidentifikasi peserta didik di sekolah dan menginterpretasikan hasil identifikasi bersama narasumber. Pendekatan berbasis praktik tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan guru dalam mengenali kebutuhan belajar siswa sehingga layanan pendidikan dapat diberikan secara lebih tepat, adil, dan efektif.
Ketua Tim Pengabdian, Endang Sri Handayani, M.Pd., menegaskan bahwa kemampuan guru dalam mengidentifikasi kebutuhan peserta didik menjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif. Melalui kompetensi tersebut, setiap anak memiliki kesempatan memperoleh layanan pembelajaran yang sesuai dengan potensi dan kebutuhannya tanpa adanya diskriminasi.
Program Integrasi Prodi dan Nagari (PIPN) menjadi salah satu wujud implementasi tridarma perguruan tinggi yang memperkuat sinergi antara Universitas Negeri Padang, pemerintah nagari, dan sekolah dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Melalui kolaborasi ini, UNP tidak hanya berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Tim pelaksana juga menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Padang atas dukungan pendanaan melalui Kontrak Pengabdian Nomor 2519/UN35.15/PM/2026 sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Universitas Negeri Padang dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kapasitas guru dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Selain itu, program ini turut mendukung SDG 10 (Reduced Inequalities) dengan memperluas akses pendidikan yang setara bagi anak berkebutuhan khusus, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah nagari, sekolah, dan LPPM dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang berdampak bagi masyarakat. (Juned)

0 Komentar