![]() |
| Pemerintah Nagari Situmbuk, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar menggelar Musyawarah Nagari (Musnag) pada Selasa (7/7/2026). (Poto Juned) |
Pemerintah Nagari Situmbuk, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar menggelar Musyawarah Nagari (Musnag) pada Selasa (7/7/2026).Musnag yang dihelat di SD Negeri 07 Situmbuk ini fokus pada penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari Tahun 2027 dan Daftar Usulan RKP (DU-RKP) Tahun 2028.
Pantauan di lokasi, acara ini dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tanah Datar, Camat Salimpaung, Kapolsek, Danramil, tokoh masyarakat, BPRN, KAN, tokoh pemuda, tokoh masyarakat,bundo kanduang dan undangan lain.
Utamakan Kebutuhan Masyarakat LuasWali Nagari Situmbuk, Eliya Mendri, dalam sambutannya menegaskan bahwa seluruh usulan pembangunan harus lahir dari kebutuhan riil masyarakat, bukan dari kepentingan pribadi atau kelompok.
Ia tidak menampik bahwa kondisi anggaran nagari saat ini cukup terbatas akibat adanya kebijakan efisiensi. Oleh karena itu, penetapan skala prioritas menjadi harga mati.
"Atas nama Pemerintah Nagari, kami berharap masyarakat mengusulkan program sesuai kebutuhan bersama, bukan sekadar keinginan pribadi," ujar Eliya Mendri."Dengan keterbatasan anggaran, tentu tidak semua usulan bisa diakomodir. Kita harus pilih yang benar-benar mendesak dan menyentuh masyarakat luas," tambahnya.
Camat Ingatkan Persiapan Lahan KDMP
Senada dengan Wali Nagari, Camat Salimpaung, Kartoni, meminta pemerintah nagari lebih bijak dan cerdas dalam menyusun program kerja di tengah keterbatasan anggaran fiskal.
Selain masalah efisiensi anggaran, Kartoni juga mengingatkan nagari untuk mulai bergerak cepat menyiapkan lahan demi mendukung program Kawasan Daerah Mampu Pangan (KDMP) atau program strategis pemerintah daerah yang telah direncanakan.
"Nagari harus mampu menentukan mana program yang super prioritas. Selain itu, koordinasi terkait penyiapan lahan untuk pembangunan KDMP juga harus mulai dimatangkan dari sekarang," tegas Kartoni.Dinas PMDPPKB: Jangan Paksakan Kepentingan Golongan
Sementara itu, Kepala Bidang Pembangunan Desa Dinas PMDPPKB Kabupaten Tanah Datar, Andri, yang hadir langsung dalam forum tersebut memberikan catatan penting bagi peserta Musnag.Andri mengingatkan agar dinamika dalam Musnag tidak terjebak pada ego sektoral atau kelompok yang bisa merugikan kepentingan umum.
"Program yang diusulkan harus berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. Jangan memaksakan kepentingan golongan, agar output dari pembangunan ini nantinya benar-benar dirasakan azas manfaatnya secara merata," pungkas Andri.
Musnag Situmbuk berjalan dengan dinamis dan tertib. Dokumen usulan yang disepakati dalam forum ini nantinya akan dibawa ke tingkat Kecamatan (Musrenbangcam) untuk dikawal menjadi program kerja resmi. (Juned)
Tags:
Tanah Datar
