![]() |
| Pemerintah Nagari Batipuah Ateh, Kecamatan Batipuh, resmi menggelar Musnag untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari 2027 dan DU RKP 2028, (Poto Juned) |
Pemerintah Nagari Batipuah Ateh, Kecamatan Batipuh, resmi menggelar Musyawarah Nagari (Musnag) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari 2027 dan Daftar Usulan (DU) RKP 2028, Senin (29/6/2026).
Acara yang dipusatkan di Aula Kantor Wali Nagari setempat ini dibuka langsung oleh Ketua BPRN Batipuah Ateh, Sukirman, S.Pd.
Dalam forum tersebut, Wali Nagari Batipuah Ateh, Ade Putra, SE, N.LP, sempat menjawab pertanyaan masyarakat terkait alasan mengapa Musnag tetap wajib digelar, meskipun beberapa usulan pembangunan dari tahun sebelumnya masih ada yang belum terealisasi.
"Musnag ini hukumnya wajib dilaksanakan. Tanpa adanya Musnag, kita tidak bisa mencairkan atau menggunakan anggaran dari pemerintah untuk pembangunan nagari," tegas Ade Putra di hadapan peserta musyawarah.
Fokus Perbaikan Sungai Boruak Pasca-Erupsi Marapi
Untuk rencana pembangunan ke depan, Ade Putra mengimbau agar masyarakat memprioritaskan pemulihan infrastruktur yang mendesak. Salah satunya adalah perbaikan Sungai Boruak.
"Infrastruktur di Sungai Maruok Jorong Sawah Di Ujuang mengalami kerusakan hebat akibat dampak erupsi Gunung Marapi pada tahun 2024 lalu. Ini harus jadi prioritas kita," tambahnya.
Pengaspalan Jalan Butuh Rp1 Miliar Lebih
Selain perbaikan sungai, agenda besar lain yang mencuat adalah proyek pengaspalan jalan. Wali Nagari memperkirakan proyek tersebut akan menelan biaya yang cukup fantastis.
"Estimasi biayanya mencapai Rp1 miliar lebih. Karena membutuhkan anggaran yang sangat besar dari APB Nagari, usulan pengaspalan ini harus dimasukkan ke dalam DU RKP 2028 agar persiapannya lebih matang," jelas Ade Putra.
Masyarakat Diminta Jeli Pilih Skala Prioritas
Di sisi lain, Ketua BPRN Batipuah Ateh, Sukirman, S.Pd, meminta masyarakat yang hadir untuk aktif dalam sesi diskusi kelompok. Ia mengingatkan agar usulan dari tiap jorong (dusun) diteliti dengan seksama.
"Masyarakat harus jeli melihat mana yang benar-benar menjadi skala prioritas. Sebab, apa yang kita sepakati hari ini akan menentukan arah pembangunan Nagari Batipuah Ateh ke depan," kata Sukirman.
Setelah melalui proses diskusi kelompok yang dinamis, acara ditutup dengan penyerahan hasil Musnag secara simbolis dari Ketua BPRN Sukirman kepada Wali Nagari Ade Putra. (Juned)
Tags:
Tanah Datar
