– Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke-43 tingkat Kabupaten Tanah Datar tahun 2026 resmi dimulai.
Perhelatan akbar keagamaan ini dibuka langsung oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE, MM, Jumat (19/6/2026) di Nagari Simabur, Kecamatan Pariangan.
Acara yang berlangsung dari tanggal 19 hingga 23 Juni 2026 ini mengusung tema: "MTQ ke-43 sebagai Wahana Membumikan Al-Qur'an, Mempererat Ukhuwah Islamiyah, dan Mewujudkan Masyarakat Tanah Datar yang Madani."
Pembukaan ini turut dihadiri Gubernur Sumbar yang diwakili Staf Ahli Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan (PHP) Jasman Rizal, Wakil Bupati Ahmad Fadly, S.Psi, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, dan Wakil Ketua Nurhamdi Zahari.
Hadir pula Kepala Kantor Kemenag Tanah Datar, unsur Forkopimca, para camat, serta wali nagari se-Kabupaten Tanah Datar.
Diikuti 744 Kafilah dari 14 Kecamatan
Ketua Pelaksana MTQ ke-43 sekaligus Camat Pariangan, A. Mirza Aziz, melaporkan bahwa kompetisi tahun ini diikuti oleh ratusan peserta terbaik dari seluruh wilayah Tanah Datar.
"Jumlah kafilah yang berpartisipasi sebanyak 744 peserta dari 14 kecamatan sekabupaten Tanah Datar. Mereka akan mengikuti 11 cabang lomba yang tersebar di 12 lokasi perlombaan," ujar Mirza Aziz.
Dalam sambutannya, Mirza juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kafilah dan tamu undangan jika terdapat kekurangan dalam pelaksanaan acara.
Momentum Mempererat Ukhuwah Islamiyah
Apresiasi tinggi datang dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Jasman Rizal yang mewakili Gubernur Sumbar memuji sinergi seluruh pihak yang terlibat.
"Kami mengapresiasi Pemerintah Daerah Tanah Datar, pemerintah kecamatan, nagari, dan segala unsur, terutama panitia pelaksana yang telah menyukseskan acara ini," kata Jasman.
Hal senada disampaikan Kepala Kantor Kemenag Tanah Datar. Ia menekankan bahwa momen kebersamaan ini harus dijadikan alat pemersatu.
"Dengan bersatunya kita di sini, ukhuwah kita semakin erat. Momen MTQ ini akan meningkatkan rasa persaudaraan. Semoga menjadi berkah dari Allah SWT dan menjadi daya kekuatan bagi kita bersama," tuturnya.
Bupati Eka Putra Minta Juri Bertindak 'Fair' dan transparan
Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra dalam arahannya menegaskan bahwa esensi dari MTQ bukan semata-mata soal piala dan juara.
"Kegiatan MTQ ke-43 bukan hanya untuk mencari pemenang atau juara, namun lebih dari itu sebagai tempat menjalin dan mempererat ukhuwah islamiyah di antara kita," kata Eka Putra.
Bupati berharap seluruh rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan.
Ia juga memberikan pesan tegas kepada para dewan hakim yang bertugas agar memberikan penilaian secara objektif.
"Saya berharap pelaksanaan MTQ bisa berjalan lancar dan penjurian dilakukan dengan fair (adil) dan transparan , sehingga benar-benar menghasilkan pemenang yang semestinya," pungkas Bupati Eka Putra. (Juned)
Tags:
Tanah Datar
