Korban diketahui bernama Nofy Sapto Herdiani (41), seorang ibu rumah tangga yang selama ini tinggal di kawasan tersebut bersama keluarganya.
Kapolsek Luhak, Iptu Bambang Irawan, mengatakan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh keponakannya, Adil Ulil Asmi (16), sekitar pukul 06.30 WIB.
Menurut Bambang, saat itu saksi berniat mengambil setrika yang sebelumnya digunakan korban. Karena tidak menemukan korban di rumah, saksi kemudian mencarinya ke warung yang berada di depan rumah.
"Saat membuka warung, saksi menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Saksi kemudian memberitahukan kejadian itu kepada keluarga dan perangkat setempat," kata Bambang.
Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Nagari Balai Panjang dan selanjutnya dilaporkan ke Polsek Luhak. Petugas kepolisian bersama Unit Identifikasi Polres Payakumbuh kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Usai pemeriksaan di lokasi, jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemeriksaan luar oleh tenaga medis dari Puskesmas Pakan Rabaa.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kata Bambang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Hasil pemeriksaan luar tidak menunjukkan adanya indikasi kekerasan. Namun demikian, penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan seluruh fakta terkait peristiwa ini," ujarnya.
Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari pihak keluarga dan sejumlah saksi guna melengkapi proses penyelidikan.
Terkait informasi yang beredar mengenai kondisi pribadi korban sebelum kejadian, Bambang menegaskan bahwa pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan adanya motif atau penyebab tertentu.
"Beberapa informasi masih perlu diverifikasi. Kami masih berkoordinasi dengan keluarga korban yang berada di Jawa untuk memperoleh keterangan lebih lanjut," katanya.
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga setempat. Hingga kini, polisi masih mendalami berbagai keterangan untuk memastikan kronologi dan latar belakang kejadian secara menyeluruh. Yusra)

0 Komentar