Tracing Terintegrasi CKG, Dinkes Padang Perkuat Deteksi Dini Tuberkulosis

Warga mengikuti pemeriksaan kesehatan dalam kegiatan pelacakan kontak tuberkulosis yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di salah satu kelurahan Kota Padang, Selasa (1/9/2026). (Foto: Wati)




Lansaninews.com, Padang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian tuberkulosis (TB) melalui kegiatan pelacakan kontak atau tracing yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Program tersebut mulai dilaksanakan di seluruh wilayah Kota Padang dan akan berlangsung hingga pertengahan November 2026. Sebanyak 104 kelurahan menjadi sasaran kegiatan yang difokuskan pada masyarakat yang memiliki riwayat kontak erat dengan penderita TB maupun kelompok yang memiliki faktor risiko penyakit tersebut,( 01/09).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang menyebutkan, kegiatan tracing dilakukan untuk meningkatkan penemuan kasus secara dini sehingga pasien dapat segera memperoleh penanganan dan tidak menularkan penyakit kepada orang lain.

“Deteksi dini menjadi salah satu langkah penting dalam pengendalian TB. Melalui tracing yang terintegrasi dengan CKG, masyarakat yang berisiko dapat diperiksa lebih awal sehingga kasus bisa segera ditangani,” ujarnya.

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan penularan TB. Edukasi tersebut meliputi penerapan etika batuk yang benar, tidak membuang dahak sembarangan, serta menjaga sirkulasi udara di lingkungan rumah dan tempat kerja.

Menurut Dinkes, keberhasilan pengendalian TB tidak hanya bergantung pada layanan kesehatan, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Dengan pelaksanaan tracing di seluruh kelurahan, pemerintah berharap angka penemuan kasus TB meningkat sehingga rantai penularan dapat diputus lebih cepat dan target eliminasi TB dapat tercapai. ( Wati)

Posting Komentar

0 Komentar