![]() |
| Seorang warga mengenakan masker saat beraktivitas di tengah kabut asap yang menyelimuti Kota Payakumbuh, Jumat (5/9/2026).(Foto:Yusra) |
Berdasarkan pemantauan indeks kualitas udara (Air Quality Index/AQI), angka kualitas udara di Payakumbuh mencapai 153 pada sekitar pukul 13.00 WIB. Nilai tersebut masuk dalam kategori tidak sehat dan menunjukkan adanya peningkatan kadar polutan di atmosfer.
Polutan dominan yang terdeteksi adalah PM2.5 dengan konsentrasi mencapai 58,3 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Partikel PM2.5 merupakan partikel berukuran sangat kecil yang dapat masuk ke saluran pernapasan hingga paru-paru dan berisiko menimbulkan gangguan kesehatan apabila terpapar dalam jangka waktu tertentu.
Selain itu, kondisi cuaca saat pengukuran menunjukkan suhu udara mencapai 32 derajat Celsius dengan kecepatan angin sekitar 7 kilometer per jam.
Seiring menurunnya kualitas udara, masyarakat diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan dan jantung. Penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah juga disarankan guna mengurangi paparan polusi udara.
Warga diharapkan terus memantau perkembangan kualitas udara dan segera mengambil langkah pencegahan apabila kondisi udara memburuk dalam beberapa hari ke depan. ( Yusra)

0 Komentar