Kabut Asap Selimuti Padang, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Surat Edaran Dinas Kesehatan Kota Padang Nomor 400.7.11/8/DKK-PDG/2026 tentang Mitigasi Kabut Asap terhadap Kesehatan. (Foto:Dava)




Lansaninews.com, Padang – Kondisi kualitas udara di Kota Padang dalam beberapa hari terakhir mengalami penurunan akibat kabut asap yang dipengaruhi kebakaran lahan di sejumlah daerah serta faktor cuaca. Situasi tersebut mulai dirasakan masyarakat karena jarak pandang yang berkurang dan udara yang terasa lebih pekat dibanding hari-hari sebelumnya.

Sejumlah warga mengaku mulai membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama pada pagi dan sore hari saat kabut tampak lebih tebal. Kondisi ini juga menimbulkan kekhawatiran terhadap dampak kesehatan, khususnya bagi anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.

Menanggapi kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak. Penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah juga disarankan guna mengurangi paparan partikel yang dapat mengganggu kesehatan.

Selain itu, warga diminta menjaga kualitas udara di dalam rumah dengan menutup ventilasi saat kabut asap cukup pekat dan memastikan sirkulasi udara tetap terjaga. Masyarakat juga dianjurkan untuk rutin memantau perkembangan kualitas udara melalui informasi resmi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU).

Tenaga kesehatan mengingatkan agar masyarakat tidak mengabaikan gejala yang muncul akibat paparan kabut asap. Keluhan seperti batuk, iritasi mata, sesak napas, hingga nyeri dada perlu mendapat perhatian serius, terutama jika berlangsung dalam waktu lama atau semakin memburuk.

“Apabila mengalami gejala gangguan pernapasan atau keluhan kesehatan lainnya yang diduga berkaitan dengan kabut asap, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujar salah seorang petugas kesehatan.

Masyarakat diharapkan tetap menjaga kondisi tubuh dengan memperbanyak konsumsi air putih, mengonsumsi makanan bergizi, serta mengurangi paparan udara luar selama kualitas udara belum membaik.

Dengan meningkatnya kesadaran dan langkah pencegahan yang tepat, dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat diharapkan dapat diminimalkan hingga kondisi udara kembali normal. ( Dava)

Posting Komentar

0 Komentar