![]() |
| Warga di Jakarta berbondong-bondong membeli masker di pasar menyusul sebaran abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, Senin (7/9/2026). (Foto: Chandra) |
Lansaninews.com, Jakarta
Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau mulai dirasakan warga Jakarta. Selain munculnya abu vulkanik halus di sejumlah wilayah, kondisi tersebut juga memicu peningkatan pembelian masker oleh masya rakat sebagai langkah perlindungan kesehatan.
Pantauan di kawasan Andara, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026), sejumlah pedagang mengaku menga lami lonjakan permintaan masker sejak sehari terakhir. Warga membeli masker untuk mengurangi risiko terpapar abu vulkanik yang terbawa angin hingga ke wilayah Jakarta.
Salah seorang pedagang masker, Neni, mengatakan penjualannya meningkat signifikan sejak Minggu (6/9/2026). Menurutnya, pembeli terus berdatangan setelah mengetahui adanya sebaran abu vulkanik di sejumlah kawasan.
“Biasanya penjualan normal, tetapi sejak kemarin meningkat beberapa kali lipat. Stok yang habis lang sung kami tambah karena permintaan cukup tinggi,” ujarnya.
Sejumlah warga mengaku mulai menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah setelah menemuk an lapisan abu halus menempel di kendaraan, halaman, hingga teras rumah. Kondisi tersebut membuat masyarakat lebih waspada terhadap potensi gangguan kesehatan, terutama pada saluran pernapasan.
Sementara itu, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker dan kacamata pelindung saat beraktivitas di luar ruangan. Langkah tersebut dinilai penting untuk me minimal kan paparan abu vulkanik yang dapat menyebabkan iritasi mata maupun gangguan pernapasan.
Warga juga diminta mengurangi aktivitas luar ruangan jika tidak mendesak serta segera membersihkan abu yang menumpuk di lingkungan sekitar guna menghindari dampak kesehatan yang lebih luas. ( Chandra)

0 Komentar