UNP Dorong Penguatan Literasi Masyarakat melalui Program PIPN di Nagari Paninjauan

Peserta mengikuti kegiatan Program PIPN dari Prodi Perpustakaan dan Ilmu Informasi UNP di Taman Baca Masyarakat Taman Ilmu, Nagari Paninjauan, Kabupaten Solok. ( Foto:Aldi)


Lansaninews.com, Solok 
 Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan Program Integrasi Program Studi dan Nagari (PIPN) di Nagari Paninjauan, Ke- camatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Kegiatan yang berlangsung di Taman Baca Masyarakat (TBM) Taman Ilmu H. Abdul Moeis Hj. Syamsiar itu bertujuan memperkuat budaya literasi masyarakat sekaligus meningkatkan kapasitas pengelolaan TBM sebagai pusat pembelajaran dan pemberdayaan warga.

Program tersebut melibatkan pemerintah nagari, pengelola TBM, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda , dosen, serta mahasiswa UNP. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan literasi di tingkat nagari.

Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan materi mengenai pengembangan budaya literasi, inovasi pe- ngelolaan TBM, strategi meningkatkan minat baca, pemanfaatan teknologi digital, hingga pengembang an program literasi berbasis kearifan lokal.

Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti diskusi dan pendampingan untuk menyusun ber- bagai program yang dapat diterapkan di lingkungan masyarakat. Beberapa gagasan yang muncul di antaranya pengembangan pojok baca anak, kelas literasi digital, klub membaca, kegiatan mendongeng, pelatihan keterampilan masyarakat, hingga dokumentasi pengetahuan lokal sebagai bagian dari pelestarian budaya.

Ketua pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa Taman Baca Masyarakat memiliki fungsi yang lebih luas dibandingkan sekadar menyediakan bahan bacaan. TBM diharapkan mampu menjadi ruang belajar sepanjang hayat, pusat kreativitas masyarakat, serta wadah pengembangan keterampilan dan pelestarian pengetahuan lokal.

“Literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan memahami, mengolah, dan memanfaatkan informasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengelolaan TBM, seperti keterbatasan sarana, koleksi bacaan, kapasitas pengelola, serta pemanfaatan teknologi informasi yang belum optimal. Kondisi tersebut menjadi alasan pentingnya penguatan kapasitas pengelola dan inovasi program literasi yang lebih adaptif dengan kebutuhan masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme tinggi. Berbagai masukan disampaikan terkait strategi meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan literasi, pengembangan koleksi bacaan yang relevan, serta pemanfaatan media digital untuk memperluas akses informasi.

Pemerintah Nagari Paninjauan mengapresiasi pelaksanaan program tersebut dan berharap kerja sama dengan Universitas Negeri Padang dapat terus berlanjut melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Program PIPN ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas, pertumbuhan ekonomi, pembangunan komunitas berkelanjutan, serta penguatan kemitraan.

Melalui kegiatan ini, UNP berharap TBM di Nagari Paninjauan dapat berkembang menjadi pusat literasi yang aktif, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi contoh pengembangan literasi masyarakat yang dapat diterapkan di berbagai nagari lainnya di Sumatera Barat. ( Aldi)



Posting Komentar

0 Komentar