Tapian Tabiang Barasok Direaktivasi, Kolaborasi Mahasiswa dan Warga Bangkitkan Destinasi Wisata

Foto bersama peresmian reaktivasi Kampung Wisata Tapian Tabiang Barasok di Bukittinggi, Minggu (30/8/2026). (Foto: Irwan)




Lansaninews.com, Bukittinggi — Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, meresmikan Grand Re-Activation Kampung Wisata Tapian Tabiang Barasok di kawasan Tabiang Barasok, Minggu (30/8/2026). Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara masyarakat, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan Tim Pelaksana Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Universitas Negeri Padang (UNP).

Kegiatan itu menandai upaya menghidupkan kembali salah satu destinasi wisata yang sempat kurang terkelola, sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis komunitas.

Pembina PPK Ormawa UPKK UNP, Siti Hajar Thaitami, mengatakan program reaktivasi telah dilaksanakan selama sekitar dua bulan dengan melibatkan masyarakat setempat. Berbagai kegiatan dilakukan, mulai dari revitalisasi kawasan wisata, penguatan kelembagaan Pokdarwis, pelatihan kebencanaan, pelayanan wisata, hingga pengelolaan keuangan dan pengembangan promosi digital.

“Kami berharap program yang telah dijalankan dapat dilanjutkan oleh Pokdarwis bersama masyarakat sehingga kawasan wisata ini tetap terawat dan semakin berkembang,” katanya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNP, Refnaldi, menjelaskan Tabiang Barasok dipilih sebagai lokasi pelaksanaan PPK Ormawa tahun ini karena memiliki potensi wisata yang besar namun belum tergarap secara optimal. Melalui program tersebut, mahasiswa bersama masyarakat berupaya menata kembali kawasan agar lebih menarik dan siap menerima kunjungan wisatawan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, mengapresiasi keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan destinasi wisata daerah. Menurutnya, kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat menjadi langkah penting untuk mengoptimalkan potensi pariwisata yang dimiliki Kota Bukittinggi.

Ia menilai reaktivasi Tapian Tabiang Barasok tidak hanya memperbaiki kawasan wisata secara fisik, tetapi juga memperkuat kemampuan masyarakat dalam mengelola destinasi secara berkelanjutan.

“Kolaborasi seperti ini menjadi contoh bagaimana potensi wisata dapat dikembangkan melalui sinergi berbagai pihak. Kami berharap kawasan ini terus berkembang dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Dengan adanya program reaktivasi tersebut, Tapian Tabiang Barasok diharapkan kembali menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. ( Irwan)

Posting Komentar

0 Komentar