Selama ini, Sassarita bersama suami dan tiga anaknya harus menumpang di rumah keluarga. Kondisi tersebut kini berubah setelah rumahnya selesai dibedah melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Sassarita datang seorang diri dalam acara penyerahan rumah secara simbolis yang dihadiri Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi dan Komandan Kodaeral II Padang Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung, Kamis (20/8/2026). Suaminya tidak dapat hadir karena sedang berdagang di provinsi tetangga.
Dengan suara terbata-bata, Sassarita mengungkapkan rasa syukurnya setelah rumah tersebut selesai dan sudah dapat ditempati.
“Alhamdulillah, senang sekali rumah saya sudah selesai dan sudah bisa saya tempati bersama keluarga,” ujarnya.
Bagi Sassarita, rumah baru tersebut bukan sekadar bangunan. Rumah itu menjadi tempat bagi keluarganya untuk menjalani kehidupan dengan lebih nyaman setelah sebelumnya harus tinggal menumpang.
Sassarita merupakan satu dari 11 keluarga yang menerima bantuan bedah RTLH dari Baznas Kabupaten Solok Selatan pada penyerahan tersebut. Secara keseluruhan, program bedah rumah tahun 2026 telah menyasar 28 rumah.
Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi mengatakan, rumah memiliki peran penting dalam kehidupan keluarga. Menurutnya, rumah tidak hanya berfungsi sebagai tempat berlindung, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak tumbuh dan keluarga membangun kehidupan.
“Program bedah rumah tidak layak huni memiliki arti yang sangat penting. Program ini bukan hanya memperbaiki bangunan secara fisik, tetapi juga menghadirkan rasa aman, nyaman, sehat, dan meningkatkan martabat keluarga yang menerimanya,” kata Yulian.
Ia meminta para penerima manfaat merawat rumah yang telah diperbaiki dan menjadikannya sebagai tempat yang nyaman bagi keluarga.
Pembangunan rumah tersebut juga melibatkan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) II Padang sebagai bagian dari kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan.
Komandan Kodaeral II Padang Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung mengatakan, rumah yang telah dibangun diharapkan dapat memberikan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.
“Membangun bangsa ini tidak hanya pembangunan fisik. Membantu masyarakat untuk meringankan bebannya juga bagian dari membangun bangsa ini,” ujarnya.
Sarimpunan mengatakan, kerja sama dengan pemerintah daerah merupakan bagian dari upaya TNI memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Kolaborasi antara Pemkab Solok Selatan dan Kodaeral II Padang bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, kedua pihak juga terlibat dalam pembangunan kembali irigasi untuk mendukung pengairan sawah serta pembangunan jalan yang digunakan masyarakat.
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembangunan yang tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Bagi Sassarita, hasil pembangunan itu kini memiliki arti yang jauh lebih sederhana sekaligus penting: sebuah rumah yang bisa ditempati bersama keluarganya tanpa harus lagi menumpang di rumah orang lain. ( Ardi)

0 Komentar