Polwan Goes to School, Kapolres Solok Ajak Pelajar Jauhi Bullying dan Narkoba


Kapolres Solok AKBP Rini Anggraini memberikan edukasi pencegahan perundungan, bahaya narkoba, dan penggunaan teknologi yang bijak kepada 300 siswa SMAN 2 Gunung Talang dalam kegiatan Polwan Goes to School, Rabu (26/8/2026). (Foto: Chandra)




Lansaninews.com, Arosuka – Sebanyak 300 siswa SMA Negeri 2 Gunung Talang, Kabupaten Solok, mengikuti kegiatan Polwan Goes to School yang digelar Polres Solok, Rabu (26/8/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Solok AKBP Rini Anggraini, S.S., S.I.K., bersama jajaran Polisi Wanita (Polwan) Polres Solok.

Dalam kegiatan yang berlangsung di aula sekolah itu, Kapolres memberikan edukasi sekaligus motivasi kepada para pelajar, khususnya siswa kelas XII, terkait pentingnya menjaga pergaulan, menjauhi perilaku negatif, serta mempersiapkan masa depan sejak dini.

Salah satu materi yang menjadi perhatian utama adalah pencegahan bullying atau perundungan di lingkungan sekolah. AKBP Rini menegaskan bahwa tindakan perundungan tidak dapat dianggap sebagai candaan semata karena dapat menimbulkan dampak psikologis bagi korban dan berpotensi berujung pada persoalan hukum.

“Jangan ada bullying di lingkungan sekolah. Orang yang hebat bukan yang mampu merendahkan orang lain, tetapi yang dapat menghargai, melindungi, dan memberikan semangat kepada sesamanya,” ujar Kapolres di hadapan para siswa.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan para pelajar mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda. Ia mengajak siswa untuk selektif dalam memilih lingkungan pergaulan dan tidak mencoba narkoba dalam bentuk apa pun.

“Narkoba dapat menghancurkan masa depan. Jangan sampai cita-cita yang telah dibangun selama ini hilang karena salah memilih pergaulan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Rini turut menyoroti penggunaan gawai dan permainan daring yang saat ini menjadi bagian dari kehidupan remaja. Menurutnya, teknologi harus dimanfaatkan secara bijak untuk mendukung proses belajar dan pengembangan diri.

“Gunakan teknologi untuk hal-hal yang positif. Bermain game boleh saja, tetapi jangan sampai menghabiskan waktu yang seharusnya digunakan untuk belajar, beribadah, dan mempersiapkan masa depan,” pesannya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi dialog antara Kapolres dan para siswa. Suasana yang akrab membuat para pelajar antusias mengikuti penyuluhan serta menyampaikan berbagai pertanyaan terkait kehidupan remaja dan tantangan yang mereka hadapi.

Melalui program Polwan Goes to School, Polres Solok berharap dapat meningkatkan kesadaran pelajar terhadap berbagai ancaman yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar, sekaligus membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan berprestasi.

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta bebas dari bullying dan penyalahgunaan narkoba. ( Chandra)

Posting Komentar

0 Komentar