Suasana di Aula Kantor Wali Nagari Balimbing, Kecamatan Rambatan, tampak riuh dan hangat pada Rabu pagi (12/8/2026). Tokoh-tokoh penting nagari, mulai dari Bundo Kanduang dengan pakaian adatnya, pemuda, hingga jajaran pemerintah daerah berkumpul dalam satu forum penting: Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Nagari Balimbing Tahun 2026.
Kegiatan perencanaan tahunan ini dibuka secara resmi oleh Wali Nagari Balimbiang, Yudia Antoni, A.Md. Dalam ruang musyawarah tersebut, hadir perwakilan Dinas PMD PPKB Tanah Datar Deddy Prihatin, perwakilan Dinas Perkim LH, jajaran Forkopimca, Camat Rambatan Iqbal Latif Hamdani, S.STP, ketua BPRN Hamidi Rahmat Dt. Gadang, SH, MH serta jajaran BPRN dan KAN.
Ketua Panitia Pelaksana, Erwandi, mengawali acara dengan melaporkan rangkaian persiapan Musrenbang yang telah berjalan. Menyambung laporan tersebut, Wali Nagari Yudia Antoni menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran seluruh elemen masyarakat dan tim verifikasi kabupaten.
Yudia menegaskan bahwa usulan yang dibawa ke meja Musrenbang hari ini bukanlah proses instan. "Sebelumnya, Nagari Balimbing telah menggelar Musnag pada Juni lalu. Prosesnya berlanjut pada verifikasi lapangan oleh tim kabupaten pada 7 Juli, hingga akhirnya hasil tersebut resmi ditetapkan pada 13 Juli 2026," ujar Yudia membuka jalannya diskusi.
Gagasan Prioritas: Kesehatan dan Ekonomi
Memasuki pemaparan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari Tahun 2027 dan Daftar Usulan (DU) RKP Tahun 2028, Sekretaris Nagari (Seknag) Balimbing, Yasripen, S.Ag, membeberkan sejumlah program prioritas.
Di sektor infrastruktur dasar dan pelayanan publik, usulan Pembangunan Puskesmas Rambatan menjadi prioritas utama. Sementara di sektor pemulihan dan kemandirian warga, pemerintah nagari menetapkan 10 program prioritas di bidang ekonomi.
Menanggapi arah pembangunan tersebut, Camat Rambatan, Iqbal Latif Hamdani, S.STP, memberikan pandangan yang realistis namun membakar semangat. Ia mengingatkan warga bahwa Musrenbang bukan sekadar formalitas tahunan.
"Musrenbang ini agenda rutin setiap tahun, tapi kami berharap masyarakat tidak pernah bosan untuk hadir dan mengawal. Kita harus jujur bahwa kondisi keuangan nagari saat ini sedang tidak baik-baik saja, terutama dengan adanya penyesuaian alokasi Dana Desa (DD) dari APBN yang sebelumnya mencapai Rp1 miliar," papar Iqbal transparan.
Iqbal menekankan keterbukaan informasi agar tidak timbul miskomunikasi di tengah masyarakat terkait program mana yang bisa terealisasi dan mana yang tertunda. Di selang arahannya, Camat juga mengajak seluruh warga Balimbing untuk menyemarakkan Peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Nagari Rambatan.
Dari pihak pemerintah kabupaten, perwakilan Dinas PMD PPKB, Deddy Prihatin, menjelaskan bahwa tahapan di Balimbing ini merupakan agenda ketiga dari rangkaian panjang perencanaan daerah. Menurutnya, pilar utama Musrenbang adalah keterpaduan antara program pemerintah pusat/daerah dengan kebutuhan riil masyarakat di tingkat bawah.
Deddy juga menggarisbawahi peran strategis Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN) sebagai mitra sejajar Wali Nagari.
"Fungsi BPRN sangat vital. Mereka bertugas menggali dan menampung aspirasi warga, membahas serta menyepakati Rancangan Peraturan Nagari, mengawasi kinerja Wali Nagari, dan menyelenggarakan Musyawarah Nagari. Semua ini dilakukan agar anggaran yang bersumber dari APB Nagari benar-benar tepat sasaran," pungkas Deddy menutup arahannya.
Musrenbang Nagari Balimbing pun ditutup dengan sesi diskusi interaktif, menyaring setiap masukan warga untuk membawa Nagari Balimbing menuju arah pembangunan yang lebih terarah di tahun 2027 dan 2028. (Juned)
Musrenbang Nagari Balimbing kecamatan Rambatan. Foto : Juned

0 Komentar