Mangrove Pasir Talao Jadi Penopang Ekonomi Warga, Upaya Pelestarian Terus Diperkuat

Seorang warga berjalan di kawasan hutan mangrove Pasir Talao, Nagari Ulakan, Padang Pariaman.(Foto: Chandra)




Lansaninews.com, Padang Pariaman – Hamparan hutan mangrove di kawasan Pasir Talao, Nagari Ulakan, Kabupaten Padang Pariaman, tidak hanya berfungsi sebagai pelindung alami pesisir dari abrasi dan ancaman bencana. Kawasan seluas lebih dari 60 hektare itu juga menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat setempat.

Berbagai hasil alam yang tumbuh dan berkembang di kawasan mangrove dimanfaatkan warga untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Mulai dari lokan, langkitang, hingga buah nipah diolah menjadi berbagai produk pangan yang memiliki nilai jual.

Sejumlah warga mengaku keberadaan hutan mangrove memberikan manfaat langsung bagi kehidupan mereka. Selain menjadi tempat mencari hasil laut, kawasan tersebut juga mendukung usaha pengolahan makanan dan produk berbasis sumber daya pesisir.

Tidak hanya bernilai ekonomi, hutan mangrove Pasir Talao juga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Akar-akar mangrove mampu menahan abrasi pantai, meredam gelombang, serta menjadi habitat berbagai biota laut yang mendukung keberlangsungan ekosistem pesisir.

Di sisi lain, kawasan mangrove tersebut juga menghadapi tantangan. Minat sejumlah investor untuk membuka lahan tambak di wilayah itu memunculkan kekhawatiran akan berkurangnya luasan hutan mangrove yang selama ini menjadi penyangga kehidupan masyarakat.

Pemerintah nagari bersama warga terus berupaya mempertahankan keberadaan mangrove melalui berbagai langkah pelestarian. Mereka menilai keberlanjutan kawasan tersebut jauh lebih penting karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi.

Upaya menjaga hutan mangrove juga dilakukan dengan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi pesisir. Selain itu, kawasan Pasir Talao mulai dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi lingkungan yang memberikan tambahan pendapatan bagi warga tanpa merusak ekosistem yang ada.

Masyarakat berharap keberadaan hutan mangrove Pasir Talao tetap terjaga untuk generasi mendatang. Dengan pelestarian yang berkelanjutan, kawasan ini diyakini akan terus menjadi benteng alami pesisir sekaligus sumber rezeki bagi warga yang menggantungkan hidupnya pada kekayaan alam setempat. ( Chandra)

Posting Komentar

0 Komentar