Kampung Nelayan Merah Putih Padang Sarai Jadi Pusat Kegiatan Pameran Dan Output PkM

Kegiatan pameran dan output Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Mahmud Yunus Batusangkar di Kampung Nelayan Merah Putih di Padang Sarai pada Kamis, 20 Agustus 2026  


Lansaninews.com,-Padang 
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Fakultas Ushuludin, Adab, dan Dakwah UIN Mahmdu Yunus Batusangkar menyasar Lansia di Padang Sarai sebagai objek pendampingan. Sebanyak 3.406 Lansia yang berada di Kelurahan Padang Sarai, Kota Padang masih membutuhkan pendampingan untuk menjalankan hidup sehat, mandiri, dan produktif.

Tim PkM Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Oktri Permata Lani pagi tadi mengatakan,” pendampingan yang dilakukan tahun ini melibatkan sekitar 50 Lansia. Peserta ber asal dari Lansia yang tergabung dalam kelompok Program Keluarga Harapan maupun masyarakat yang tidak tergabung dalam kelompok tersebut.

Oktri mengatakan,”pendampingan tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik Lansia. Program juga men- cakup kesehatan mental, literasi digital, keagamaan, serta kegiatan yang mendorong Lansia tetap aktif dan produktif.

“Untuk pendampingan kali ini kurang lebih ada 50 lansia. Baik itu yang tergabung dalam Pendampingan Keluarga Harapan (PKH) dan juga yang tidak tergabung dalam kelomok tersebut ” ujar Oktri, Kamis 20 Agustus 2026.

Oktri menyebut, antusiasme masyarakat terhadap program ini cukup tinggi. Ia menilai masih terdapat ke butuhan pendampingan bagi Lansia lainnya di Padang Sarai karena pelaksanaan tahun ini masih dibatasi jumlah peserta.

Sementara itu, Lurah Padang Sarai, Nasrul, mengatakan, terdapat sekitar 3.406 Lansia dari total penduduk kelurahan yang mencapai sekitar 24 ribu jiwa. Ia berharap Lansia yang telah mendapatkan pendampingan dapat menjadi sarana aktivasi diri dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau lansianya, yang ada di kelurahan,sekitar 3.406. Ya tentunya kami di kelurahan mengucapkanterima kasih sekali, kami berharap lansianya yang mendapat dampingan, betul-betul nantinya mempraktekkan ilmu yang dia dapat,” ujarnya.

Nasrul juga berharap kerja sama pendampingan dengan perguruan tinggi dapat terus dikembangkan.0 Dengan demikian, manfaat program dapat menjangkau lebih banyak lansia dan mendukung mereka tetap aktif dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat  wati)

Posting Komentar

0 Komentar