IHR Merdeka Cup 2026 Hadir di Payakumbuh, 78 Kuda Berebut Hadiah Rp450 Juta


Pintu gerbang mulai terbuka dan para joki memacu kudanya meninggalkan garis start dalam ajang Indonesia’s Horse Racing (IHR) Merdeka Cup 2026. (Foto: Yusra)

Lansaninews.com, Payakumbuh
 Ajang pacuan kuda Indonesia’s Horse Racing (IHR) Merdeka Cup 2026 akan digelar di Lapangan Pacu an Kuda Kubu Gadang, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, Minggu (23/8/2026).Kejuaraan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus agenda keenam dalam kalender IHR 2026 yang digelar SARGA.CO bekerja sama dengan PP PORDASI.

Mengusung tema “Race to the World Stage”, IHR Merdeka Cup 2026 tidak hanya menampilkan pacuan kuda modern, tetapi juga mempertahankan nomor tradisional yang selama ini menjadi bagian dari budaya masyarakat Sumatera Barat.

Sebanyak 78 kuda akan ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Para peserta berasal dari sejumlah daerah di Sumatera Barat, seperti Batusangkar, Bukittinggi-Agam, Padang, Padang Panjang, Padang Pariaman, Payakumbuh, Sawahlunto dan Solok. Peserta juga datang dari Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Puluhan kuda itu akan berlaga dalam 15 kelas yang terbagi atas kategori kelompok umur, kelompok tinggi, serta pacuan tradisional. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp450 juta.

Sejumlah kelas bergengsi di antaranya Kelas 3 Tahun Derby Divisi I jarak 1.400 meter dengan hadiah Rp80 juta, Kelas 3 Tahun Derby Divisi II jarak 1.400 meter berhadiah Rp50 juta, serta Kelas 3 Tahun Remaja Divisi I jarak 1.200 meter dengan hadiah Rp60 juta.

Untuk kategori kelompok tinggi, persaingan akan berlangsung pada Kelas AB Terbuka, C Terbuka, D Terbuka dan E Terbuka.

Sementara itu, nomor tradisional tetap menjadi bagian dari perlombaan. Kelas yang dipertandingkan meliputi Draf Bogi Baru jarak 2.400 meter, Draf Bogi Usang Baru dan Draf Bogi Usang Lamo masing-masing 3.200 meter, serta Kelas Lokal Payakumbuh dengan jarak 800 meter.

CEO SARGA.CO Nugdha Achadie mengatakan, Sumatera Barat memiliki tradisi pacuan kuda yang kuat dan telah menjadi bagian dari budaya masyarakat.

Menurutnya, penyelenggaraan IHR di Payakumbuh diharapkan tidak hanya memperkuat sisi kompetisi olahraga, tetapi juga ikut menjaga warisan budaya sekaligus memberikan dampak bagi masyarakat dan daerah.“Sumatera Barat memiliki tradisi pacuan kuda yang kuat dan telah menjadi bagian dari budaya masyarakat ,” kata Nugdha.

Selain perlombaan, rangkaian kegiatan juga diramaikan SARGA Festival yang digelar sehari sebelum nya, Sabtu (22/8/2026), di Lapangan Imam Bonjol, Kota Padang.

Festival tersebut mengusung konsep desa cowboy dan menghadirkan sejumlah penampil musik, di antaranya Tulus, Banda Neira, Fiersa Besari, Trio Imron dan DJ Damonok.

Penyelenggara memadukan pacuan kuda dengan pertunjukan hiburan untuk memperluas minat masyaraka t, terutama generasi muda, terhadap olahraga berkuda.

Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan IHR Merdeka Cup 2026, tiket reguler tersedia mulai Rp25 ribu. Tiket tribun dijual Rp100 ribu, sedangkan tiket VIP kategori Mounting View dibanderol Rp750 ribu untuk pembelian daring dan Rp1 juta untuk pembelian langsung di lokasi.

Tiket reguler juga menawarkan topi payung gratis bagi 5.000 pengunjung pertama. Sementara tiket tribun mencakup race book dan minuman ringan. Tiket VIP dilengkapi fasilitas makanan dan minuman, race book berwarna serta akses dengan pandangan terbaik ke arena.

Tiket IHR Merdeka Cup dan SARGA Festival dapat diperoleh melalui sargatiket.com maupun pembeli an langsung di lokasi kegiatan pada 22 dan 23 Agustus 2026.

Dengan perpaduan pacuan kuda modern, tradisional dan hiburan, IHR Merdeka Cup 2026 diharapkan menjadi salah satu agenda yang turut memeriahkan akhir pekan perayaan Kemerdekaan di Sumatera Barat. (Yusra)

Posting Komentar

0 Komentar