![]() |
| Guru MIN 6 Bayang berinisial D buka suara terkait video adu mulut yang viral, Jumat (14/8/2026). (Foto: Reva) |
Guru Madrasah Ibtidaiah Negeri (MIN) 6 Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, berinisial D (39), akhirnya buka suara terkait video adu mulut dirinya dengan seorang guru perempuan berinisial N yang viral di media sosial.
D membantah anggapan bahwa peristiwa tersebut terjadi tanpa alasan. Menurutnya, insiden itu bermula saat dirinya berupaya meminta klarifikasi kepada N yang diketahui menjabat sebagai wali kelas 6 di MIN 6 Bayang.
Kepada wartawan, D menjelaskan bahwa persoalan tersebut berkaitan dengan dugaan penggunaan nomor telepon miliknya untuk pengajuan pinjaman online melalui aplikasi S Pinjam. Ia mengaku baru mengetahui adanya dugaan pinjaman tersebut setelah menerima telepon dari pihak penagihan yang menghubungi nomor pribadinya.
“Saya menerima telepon dari pihak penagihan terkait pinjaman online. Padahal saya merasa tidakpernah mengajukan pinjaman tersebut,” ujar D.
Merasa nomor teleponnya diduga digunakan tanpa sepengetahuan dirinya, D kemudian berusaha men cari tahu asal-usul pengajuan pinjaman itu. Dari informasi yang diperolehnya, ia menduga nomor- teleponnya tercantum dalam proses pengajuan pinjaman online yang diduga dilakukan oleh N.
Karena itu, D mengaku mendatangi dan meminta penjelasan langsung kepada yang bersangkutan. Namun , upaya klarifikasi tersebut justru berujung pada perdebatan yang kemudian direkam dan beredar luas di media sosial.
Video yang memperlihatkan adu mulut antara kedua guru itu sempat menjadi perhatian publik dan me- micu beragam tanggapan dari warganet. Meski demikian, D menegaskan bahwa dirinya hanya ingin mendapatkan kejelasan terkait penggunaan nomor teleponnya yang dikaitkan dengan pinjaman online tersebut.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak N maupun pihak sekolah terkait polemik yang men jadi sorotan publik tersebut. Sementara itu, kasus ini masih menjadi perbincangan di tengah masya rakat setelah rekaman video pertengkaran keduanya tersebar luas di berbagai platform media sosial. (Reva)

0 Komentar