Lansaninews.com, Padang
Keterbatasan fasilitas pembelajaran masih menjadi salah satu kebutuhan yang dihadapi SMAN 17 Padang. Persoalan tersebut disampaikan pihak sekolah saat menerima kunjungan Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Evi Yandri Rajo Budiman dalam kegiatan reses di Kelurahan Air Pacah, Kamis (20/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, guru dan siswa menyampaikan sejumlah kebutuhan sarana yang dinilai penting untuk menunjang proses belajar mengajar. Di antaranya pembangunan ruang kelas baru (RKB), laboratorium Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), ruang UKS, musala, hingga ruang sekretariat OSIS.
Kepala SMAN 17 Padang, Arnaldy, mengatakan kebutuhan ruang kelas menjadi salah satu persoalan yang cukup mendesak. Hal itu seiring dengan bertambahnya jumlah peserta didik di sekolah tersebut.
Menurutnya, SMAN 17 Padang merupakan sekolah yang masih tergolong baru. Sekolah tersebut di inisiasi oleh masyarakat pada 2021 dan proses pembangunannya mulai dilakukan pada 2022.
Seiring perkembangan jumlah siswa, kebutuhan terhadap ruang belajar dan fasilitas pendukung lainnya ikut meningkat. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah dalam memberikan pelayanan pendidikan yang optimal.
Dalam kegiatan reses itu, berbagai kebutuhan sekolah disampaikan secara langsung kepada Evi Yandri Rajo Budiman. Aspirasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan perhatian dalam pembahasan kebutuh an sarana pendidikan di Sumatera Barat.
Selain fasilitas fisik, keberadaan laboratorium dan ruang pendukung juga dinilai penting untuk me nunjang kegiatan siswa, baik dalam proses pembelajaran maupun kegiatan organisasi dan pengembang an minat bakat.
Pihak sekolah berharap kebutuhan tersebut dapat ditindaklanjuti secara bertahap sesuai dengan ke mampuan anggaran dan kewenangan pemerintah, sehingga fasilitas pendidikan di SMAN 17 Padang dapat semakin memadai. ( Chandra)

0 Komentar