Enam Rumah Ludes Terbakar, Korban di Padang Tiakar Mulai Terima Bantuan

Pemerintah Kota Payakumbuh menyalurkan bantuan paket sembako dan kebutuhan rumah tangga kepada warga terdampak kebakaran di Kelurahan Padang Tiakar, Minggu (16/8/2026). Foto: Yusra 
Lansaninews.com,Payakumbuh
Pemerintah Kota Payakumbuh kembali menyalurkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran yang terjadi di Kelurahan Padang Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Minggu (16/8/2026).

Bantuan tersebut diserahkan kepada enam kepala keluarga (KK) korban kebakaran dan satu KK lainnya yang turut terdampak sebagai bagian dari upaya penanganan pascabencana.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman turun langsung ke lokasi kebakaran pada Sabtu (15/8/2026) malam untuk memastikan kondisi korban sekaligus mengidentifikasi kebutuhan mendesak yang diperlukan warga.

Menindaklanjuti kunjungan tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kota Payakumbuh Defitra bersama Ke pala Dinas Sosial Yonrefli dan Camat Payakumbuh Timur Yopie Kurniawan kembali mendatangi lokasi kejadian pada Ahad pagi untuk menyalurkan bantuan.

Bantuan yang diberikan berupa paket sembako dan kebutuhan rumah tangga guna membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran.

"Kami langsung berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan Dinas Sosial untuk melihat kondisi warga serta kebutuhan yang paling mendesak. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ke luarga korban, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata Defitra.

Ia menegaskan, penanganan pascakebakaran tidak hanya berfokus pada kerusakan bangunan, tetapi juga memastikan kebutuhan para korban tetap terpenuhi selama masa pemulihan.

Menurutnya, BPBD akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan seluruh kebutuh an korban dapat ditindaklanjuti secara bertahap.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Payakumbuh Yonrefli mengatakan bantuan sosial tersebut me rupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang sedang mengalami musibah.

"Kebutuhan warga setelah kebakaran tidak hanya makanan, tetapi juga berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya. Karena itu, bantuan yang diberikan diharapkan dapat langsung dimanfaatkan oleh keluarga korban," ujarnya.

Selain bantuan yang disalurkan pada Ahad pagi, berbagai pihak juga telah bergerak sejak malam ke jadian. Pemerintah Kota Payakumbuh menyediakan kebutuhan darurat bagi korban, mulai dari makan an, penerangan hingga perlengkapan tidur sementara. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota- Payakumbuh dan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Payakumbuh juga turut memberikan bantuan kepada keluarga terdampak.

Berdasarkan data sementara, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.20 WIB itu mengakibatkan enam rumah mengalami kerusakan berat. Peristiwa tersebut berdampak terhadap enam KK atau 24 jiwa yang terdiri dari sembilan laki-laki dan 15 perempuan, termasuk tujuh anak sekolah serta tiga bayi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, para korban untuk sementara mengungsi di rumah kerabat sambil menunggu proses pemulihan.

Petugas pemadam kebakaran bersama BPBD, PLN, warga, serta perangkat lingkungan setempat berhasil memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, sementara total kerugian masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. Camat Payakumbuh Timur Yopie Kurniawan mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi warga yang sedang tertimpa musibah.

"Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk memperkuat solidaritas, kepedulian, dan semangat saling membantu dalam menghadapi berbagai cobaan," katanya. (Yusra)


Posting Komentar

0 Komentar