![]() |
| Seorang Polwan Polda Riau aktif membantu menyemprotkan air untuk memadamkan titik api kebakaran hutan dan lahan di wilayah terdampak. (Foto: Andi) |
Tidak hanya terlibat dalam upaya pemadaman api bersama personel gabungan, para Polwan juga turun langsung memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak kabut asap. Kegiatan tersebut meliputi pembagian masker, pemberian dukungan psikologis, hingga trauma healing bagi anak-anak dan masyarakat yang mengalami dampak akibat bencana karhutla.
Kehadiran para Polwan di tengah masyarakat disambut positif oleh warga. Selain membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap, para personel juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan selama kualitas udara menurun.
Dalam kegiatan trauma healing, Polwan mengajak anak-anak mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan permainan yang bertujuan mengurangi rasa takut serta kecemasan akibat kondisi lingkungan yang terdampak karhutla. Sementara itu, kepada warga dewasa diberikan motivasi dan dukungan moral agar tetap kuat menghadapi situasi yang terjadi.
Aksi kemanusiaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-78 Polwan RI yang mengusung semangat pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan itu, Polwan Polda Riau ingin menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum dan keamanan, tetapi juga hadir memberikan perlindungan, pelayanan, serta kepedulian sosial kepada masyarakat.
Di tengah ancaman karhutla yang masih terjadi di sejumlah daerah, kehadiran Polwan di lokasi terdampak menjadi wujud nyata pengabdian dan empati kepada warga yang membutuhkan bantuan. Selain membantu penanganan bencana, mereka juga berupaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan dukungan fisik maupun psikologis selama menghadapi dampak karhutla. ( Andi)

0 Komentar