![]() |
| Baznas Tanah Datar Salurkan Zakat Muqayyad Perantau Qatar kepada Guru Agama dan Mahasiswa ( Poto juned) |
Kepedulian perantau Minang terhadap tanah kelahirannya kembali diwujudkan dalam aksi nyata. Melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tanah Datar, Diko Oesman—seorang perantau asal Padang Ganting yang kini berdomisili di Qatar—menyalurkan Zakat Muqayyad senilai Rp 115.750.000 bagi masyarakat di kampung halamannya, Selasa (4/8/2026).
Penyerahan bantuan yang berlangsung di Padang Ganting tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Baznas Tanah Datar, Dr. Yasmansyah, S.Ag., M.Pd., didampingi pimpinan Baznas Benny Afero, Doni Remaja dan Erlonadi Turut hadir Kepala KUA Padang Ganting, Syafrijal, M.A., serta jajaran Pemerintah Kecamatan Padang Ganting.
Dalam sambutannya, Ketua Baznas Tanah Datar, Dr. Yasmansyah, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan oleh perantau. Ia menjelaskan bahwa perantau memberikan arahan khusus agar zakat ini disalurkan kepada para penegak syiar Islam serta generasi muda yang sedang menuntut ilmu.
"Bapak Diko Oesman memercayakan amanah zakat beliau kepada Baznas untuk disalurkan kepada para guru keagamaan dan mahasiswa di Padang Ganting. Setelah melalui proses koordinasi dengan KUA serta survei faktual di lapangan, bantuan ini resmi kita serahkan kepada 133 penerima manfaat," ujar Dr. Yasmansyah.
Berdasarkan data yang telah diverifikasi oleh tim verifikator Baznas dan Kantor Urusan Agama (KUA), rincian penerima manfaat zakat tersebut meliputi:Guru TPA: 48 orang. (Dari total 50 orang yang didata awal, 2 orang guru TPA secara sukarela menolak menerima bantuan dengan alasan kondisi ekonomi keluarga mereka sudah mapan dan memprioritaskan bagi yang lebih membutuhkan).Guru MAS (Madrasah Aliyah Swasta): 19 orang.Guru Tahfidz: 19 orang.Mahasiswa Kurang Mampu: 45 orang.
Yasmansyah menambahkan, penyaluran zakat ini mengacu pada hukum Islam dan syariat yang berlaku. Para guru keagamaan (TPA, MAS, dan Tahfidz) menerima zakat melalui jalur asnaf Fi Sabilillah atas dedikasi mereka mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjaga syiar agama.
Sementara untuk 45 mahasiswa, bantuan dialokasikan melalui asnaf Fakir Miskin demi meringankan beban biaya pendidikan tinggi.
Sementara itu, perwakilan dari Camat Padang Ganting menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada pihak keluarga perantau serta Baznas dan UPZ Nagari yang telah bekerja keras menyaring para penerima manfaat. Pihak kecamatan juga mengingatkan para penerima agar memanfaatkan dana bantuan sesuai amanah.
"Bantuan yang diterima hari ini merupakan hasil dari proses panjang dan rasa kepedulian saudara kita di rantau. Kami mengimbau kepada seluruh penerima manfaat agar menggunakan bantuan ini sesuai peruntukannya seperti kebutuhan pokok maupun biaya pendidikan dan tidak dipergunakan untuk hal-hal yang di luar tujuan zakat," pesannya.
Sebagai langkah lanjutan dari program kepedulian sosial di wilayah Padang Ganting, Baznas Tanah Datar bersama relawan dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) saat ini juga tengah menyiapkan penyaluran bantuan tahap berikutnya.
Tim lapangan sedang melakukan verifikasi dan survei faktual terhadap 199 Lansia Terlantar. Proses seleksi ini mengacu pada kriteria Desil sesuai ketentuan Undang-Undang serta pemenuhan syarat asnaf zakat, di mana bantuan nantinya akan diantarkan langsung (door-to-door) ke rumah para lansia yang berhak. (Juned)

0 Komentar