Ayah Tiri dan Ibu Kandung Balita Korban Penganiayaan Diamankan Polisi

Ibu kandung dan ayah tiri balita korban penganiayaan di Nagari Mungka, Kabupaten Lima Puluh Kota, yang diamankan Polsek Guguak pada Senin (24/8/2026). (Foto: Yusra)




Lansaninews.com, Lima Puluh Kota – Seorang balita berusia sekitar 4 tahun diduga menjadi korban penganiayaan di Jorong Koto Tuo, Nagari Mungka, Kabupaten Lima Puluh Kota. Kasus yang menghebohkan warga tersebut kini tengah ditangani oleh Polsek Guguak.

Polisi bergerak cepat setelah menerima informasi terkait kondisi korban yang memprihatinkan. Terduga pelaku yang diketahui merupakan ayah tiri korban berhasil diamankan bersama ibu kandung korban pada Senin (24/8/2026).

Kapolsek Guguak, Iptu Hamrizal, mengatakan bahwa saat ini kedua orang tersebut masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami peristiwa yang terjadi.

“Terduga pelaku masih dalam proses pemeriksaan. Begitu juga dengan ibu kandung korban, kami masih mendalami apakah ada atau tidak keterlibatan yang bersangkutan dalam peristiwa ini. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan,” ujar Iptu Hamrizal kepada wartawan.

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setelah beredar video yang memperlihatkan kondisi korban. Dalam rekaman tersebut, balita itu tampak mengalami luka lebam di bagian wajah, terutama di bawah kedua mata. Selain itu, terdapat luka pada telapak tangan dan kaki korban yang diduga akibat tindakan kekerasan.

Kondisi korban yang mengenaskan memicu keprihatinan warga setempat. Sejumlah warga berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas kasus tersebut dan memberikan perlindungan maksimal kepada korban.

Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan dari para pihak terkait serta menelusuri kronologi kejadian guna memastikan motif dan peran masing-masing pihak dalam dugaan penganiayaan tersebut.

Sementara itu, korban telah mendapatkan penanganan dan pendampingan lebih lanjut. Polisi memastikan proses penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap fakta di balik kasus yang menggemparkan warga Nagari Mungka tersebut. (Yusra)

Posting Komentar

0 Komentar