Kebakaran Hanguskan Sejumlah Bangunan Pondok Pesantren Bustanul Yaqin di Padang Pariaman

Kobaran api melalap sejumlah bangunan kompleks Pondok Pesantren Bustanul Yaqin di Nagari Pungguang Kasiak, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (23/7/2026).
)Foto:  Chen)
Lansaninews.com, Padang Pariaman
Kebakaran besar melanda kompleks Pondok Pesantren Bustanul Yaqin di Nagari Pungguang Kasiak, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (23/7/2026) siang.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 13.05 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar dan me rambat ke sejumlah bangunan pesantren akibat tiupan angin kencang serta material bangunan yang mudah terbakar.

Saat kebakaran terjadi, para santri dan pengurus pesantren berupaya menyelamatkan diri serta meng evakuasi barang-barang penting yang masih dapat diselamatkan. Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari lokasi kejadian dan sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar.

Berdasarkan data dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Padang Pariaman, kebakaran meng- hanguskan sejumlah fasilitas utama di lingkungan pesantren. Bangunan yang terdampak meliputi dua gedung asrama putri, ruang kantor, ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), kantin, koperasi, serta satu ruang kelas.

Sebagian besar bangunan tersebut mengalami kerusakan berat akibat dilalap api. Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Meski kerugian material diperkirakan cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni pesantren berhasil dievakuasi dengan selamat berkat respons cepat dari pengurus dan warga sekitar.

Akibat kejadian ini, kegiatan belajar mengajar di area yang terdampak untuk sementara waktu dihenti kan. Pihak pesantren bersama instansi terkait saat ini masih melakukan penanganan darurat, termasuk menyiapkan tempat penampungan sementara bagi santri yang kehilangan tempat tinggal di asrama.

Sementara itu, bantuan logistik dan dukungan dari berbagai pihak mulai berdatangan untuk membantu kebutuhan para santri serta mempercepat proses pemulihan pascakebakaran. Pihak terkait juga terus melakukan pendataan terhadap kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan akibat musibah tersebut. (CHen) 



Posting Komentar

0 Komentar