![]() |
| Dukung Swasembada Pangan, Ditjen SDA Tinjau Kesiapan Tata Kelola Air Cetak Sawah di OKI (Poto Sukra ) |
Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum, Arnold A.P. Ritiauw, melakukan kunjungan kerja ke Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan pada Kamis (2/7). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung lokasi program cetak sawah rakyat di wilayah tersebut. Dalam peninjauan ini, Dirjen SDA didampingi oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII, Agus Safari, beserta jajarannya.
Dalam kesempatan tersebut, Arnold menekankan bahwa kunci keberhasilan program cetak sawah tidak hanya bertumpu pada pembukaan lahan semata, melainkan juga pada kesiapan sistem tata kelola air yang matang. Guna mendukung penuh program strategis ini, Ditjen SDA melalui BBWS Sumatera VIII memastikan perencanaan jaringan irigasi—mulai dari saluran primer, sekunder, hingga tersier—di kawasan berawa tersebut telah dirancang secara komprehensif.
Pemanfaatan lahan rawa untuk cetak sawah dinilai sebagai langkah strategis nasional yang krusial dalam mendongkrak produksi padi, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mewujudkan swasembada pangan nasional. Wilayah dengan cadangan air melimpah seperti OKI menjadi tumpuan utama program ini. Kendati demikian, mengubah lahan rawa menjadi area persawahan produktif membutuhkan teknik khusus karena dihadapkan pada tantangan tingkat keasaman tanah yang tinggi (pH rendah) serta masalah genangan air. Oleh karena itu, perencanaan teknis yang matang mutlak diperlukan.
Pihak Ditjen SDA kembali menegaskan bahwa ketersediaan dan pengelolaan air merupakan faktor paling menentukan dalam keberhasilan cetak sawah. Sebab, produktivitas pertanian yang optimal tidak akan tercapai hanya dengan mengandalkan bibit unggul, pupuk, atau pendampingan penyuluh, jika pasokan air yang menjadi kebutuhan dasar tanaman tidak tersedia dengan baik.( Sukra)
Tags:
Sumatera Selatan
