– Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 menjadi ajang pembuktian komitmen lingkungan bagi Kepolisian Resor (Polres) Tanah Datar. Di bawah naungan Polda Sumatra Barat, Polres Tanah Datar menggelar aksi penanaman pohon masif bertajuk Sejuk Asri "HIJAUKAN SUMBAR KEMBALI" pada Rabu (24/06/2026) pukul 14.00 WIB.
Aksi penghijauan skala besar ini dipusatkan di Balai Selasa, Nagari Simpuruik, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar..
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Datar, AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi S., S.H., S.I.K., M.I.K. Sinergi lintas sektoral terlihat kuat dengan kehadiran jajaran Forkopimda, di antaranya:
Kepala Dinas Pertanian, Sri Mulyani (mewakili Bupati Tanah Datar)
Dandim 0307/TD, Letkol Arm Hendriyana
Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Datar, Ryan Palasi, S.H., M.H.
Perwakilan Pengadilan Agama & Pengadilan Negeri Batusangkar
Civitas Akademika/Mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar
Fokus Mitigasi: Pulihkan Trauma Bencana Galodo
Sebanyak 1.000 bibit pohon disiapkan dalam aksi ini. Bukan sekadar seremonial, penanaman ini difokuskan sebagai langkah konkret reklamasi lahan serta mitigasi bencana jangka panjang guna mencegah tanah longsor dan ancaman banjir bandang (galodo).
Kawasan disepanjang sungai lona, seperti Sungai Jambu Parambahan, Sungai Tarab dan sekitarnya memang menjadi perhatian khusus.
Sebelumnya, Polres Tanah Datar juga telah menggalakkan penanaman pohon di sepanjang aliran Sungai Lona—area yang sempat luluh lantak akibat hantaman bencana galodo pada tahun lalu. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kembali struktur tanah di sepanjang bantaran sungai.
Komitmen Culture Policing Polda Sumbar
Di sela kegiatan, jalannya penanaman pohon ini terhubung secara daring melalui video streaming dengan pusat gerakan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatra Barat, Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, di kawasan bekas galian tambang Kota Sawahlunto.
Dalam arahannya, Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta menegaskan bahwa gerakan ini dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Polres di 19 kota dan kabupaten se-Sumatra Barat.
"Kita menyadari bahwa kerusakan lingkungan telah menjadi tantangan besar bagi kita semua. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian polri terhadap pelestarian lingkungan sekaligus upaya mengembalikan fungsi lahan menjadi produktif dan bermanfaat bagi masyarakat," tegas Kapolda Sumbar.
Agenda hijau ini mengakar pada program unggulan Polda Sumbar yang bertajuk Culture Policing. Melalui paradigma ini, institusi Polri di Sumatra Barat didorong untuk tidak hanya responsif dalam penegakan hukum hukum, melainkan juga proaktif dalam mendukung pembangunan daerah, menjaga ekosistem alam, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Juned)
Tags:
Tanah Datar
