-Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanah Datar resmi memulai babak baru di bawah kepemimpinan Iptu Wendrizal, S.H.
Mantan Kasat Lantas Polres Kepulauan Mentawai tersebut kini siap memberikan pengabdian terbaiknya demi menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Luhak Nan Tuo.
Saat berbincang akrab dengan awak media pada Senin (25/05/2026), Iptu Wendrizal membagikan kisah perjalanan kariernya. Ia mengungkapkan bahwa dirinya memulai pengabdian di Korps Bhayangkara sebagai Bintara Polri pada tahun 1999, dengan penempatan awal di Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat (Sumbar).
Pengalaman panjang di bidang lalu lintas inilah yang menjadi modal kuat baginya untuk memimpin Satlantas Polres Tanah Datar ke depan.
Harapkan Dukungan Masyarakat dan Sentuh Peran Orang Tua
Dalam menakhodai Satlantas Polres Tanah Datar, Iptu Wendrizal sangat mengharapkan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat demi terciptanya situasi jalan raya yang aman dan nyaman.
Secara khusus, ia memberikan atensi kepada para orang tua agar lebih ketat dalam mengawasi anggota keluarga mereka, terutama anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah tingkat SLTA. Menurutnya, pengawasan dari rumah adalah benteng pertama untuk mencegah remaja terlibat dalam aksi pelanggaran di jalan raya.
Masa Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas Berakhir
Terkait dengan kebijakan rekayasa lalu lintas yang sempat diberlakukan di seputaran Kota Batusangkar, Iptu Wendrizal menjelaskan bahwa masa uji coba sistem tersebut telah resmi berakhir pada tanggal 19 Mei 2026 lalu.
Dengan berakhirnya masa uji coba, maka proses dan aturan arus lalu lintas kini kembali berlaku seperti sedia kala. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan segan-segan mengambil tindakan hukum, terutama bagi para pengendara yang melakukan pelanggaran kasat mata.
"Masa uji coba sudah selesai per 19 Mei kemarin. Jadi, aturan lalu lintas kembali berlaku normal. Jika ke depan ditemukan adanya dugaan pelanggaran ketertiban lalu lintas, kami akan melakukan penindakan tegas sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku," ujar Iptu Wendrizal.
Lebih lanjut, ia merinci beberapa poin pelanggaran yang akan menjadi fokus penindakan, di antaranya pengendara yang tidak menggunakan helm, pengendara yang nekat melawan arah, serta penggunaan knalpot brong (bising).
Soroti Kesadaran Pengendara pada Malam Hari
Dalam kesempatan yang sama, Kasat Lantas juga menyoroti masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam tertib berkendara, khususnya pada malam hari
Berdasarkan pengambilan sampel yang dilakukan personelnya pada malam Minggu kemarin, tercatat ada 15 kendaraan roda dua yang terjaring karena pengendaranya tidak mengenakan helm. Mirisnya, mayoritas pelanggar berdalih bahwa mereka tidak perlu menggunakan pelindung kepala karena waktu sudah larut malam.
"Alasan klasik yang kami temukan di lapangan adalah karena sudah jam malam, jadi mereka merasa aman tidak pakai helm. Ini kekeliruan besar. Potensi kecelakaan tidak mengenal waktu, baik siang maupun malam. Helm itu untuk keselamatan jiwa, bukan sekadar menghindari razia petugas," tuturnya menyayangkan.
Respons Cepat Balap Liar lewat Pendekatan Humanis
Menanggapi keresahan masyarakat terkait aksi balap liar dan penggunaan knalpot racing yang kerap mengganggu kenyamanan warga, Iptu Wendrizal memastikan pihaknya akan bergerak cepat merespons setiap aduan yang masuk.
Kendati demikian, Satlantas Polres Tanah Datar akan tetap mengedepankan tindakan persuasif dan edukasi kepada masyarakat, terutama para remaja, sebelum melakukan penegakan hukum yang kaku.
"Terkait balap liar ataupun knalpot racing, kami akan langsung mendatangi lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat. Langkah awal yang kami utamakan adalah melakukan pendekatan secara humanis serta memberikan edukasi kepada mereka tentang bahaya dan dampak negatif dari aksi tersebut," pungkasnya.
Dengan kepemimpinan yang baru ini, diharapkan kesadaran berlalu lintas masyarakat Kabupaten Tanah Datar dapat semakin meningkat, sekaligus mampu menekan angka kecelakaan di jalan raya. (Juned)
Tags:
Tanah Datar
