Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32 penetapan Lubuk Basung sebagai Ibukota Kabupaten Agam pemerintahan Kabupaten mengadakan upacara bendera Upacara digelar dengan penuh khidmat dan nuansa adat di halaman Kantor Bupati Agam, Senin (21/7/2025). Upacara ini di pimpin lansung oleh Bupati kabupaten Agam Ir. H. Beni Warlis, M.M. dan di hadiri oleh mantan bupati bapak Dr,Andri Warman, S,sos,MM dan juga turut hadir Kapolres Agam bapak AKBP, Muhari, SIK, MM,MH,dan kejaksaan serta ketua DPRD Agam bapak H,Ilham,Lc,MA dan juga niniak mamak Bundo kanduang kecamatan lubuk Basung
Peringatan tahun ini tampil istimewa dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena seluruh pimpin an daerah,termasuk Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda Plus, hingga kepala OPD ,menggunakan pakaian adat Minangkabau.Penyelenggaraan upacara ini menjadi salah satu bentuk penguatan identitas budaya di tengah modernisasi sekaligus peneguhan komitmen Pemerintah Kabupaten Agam dalam menjalan kan visi Agam yang Madani, berlandaskan falsafah adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.
Menariknya, sebelum upacara dimulai, Bupati dan Wakil Bupati Agam bersama jajaran Forkopimda dan pejabat terkait terlebih dahulu disambut oleh para Niniak Mamak di Masjid Nurul Falah. Dari masjid yang menjadi titik berkumpul tersebut, rombongan berjalan kaki secara bersama-sama menuju halaman Kantor Bupati Agam, diiringi prosesi yang sarat makna dan alunan tambua tansa.
peringatan ini menjadikan semakin bermakna adalah kehadiran dua tokoh penting lintas periode yang pernah memimpin Kabupaten Agam, yakni Drs. H. Aristo Munandar, Dt. Bagindo Kayo, Bupati Agam periode 2000–2010, serta Dr. H. Andri Warman, MM, Bupati Agam periode 2021–2025. Kehadiran mereka memperkuat rasa kontinuitas sejarah serta semangat kebersamaan dalam membangun Agam dari masa ke masa.
Dalam amanatnya selaku inspektur upacara, Bupati Agam menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang Lubuk Basung sebagai Ibukota Kabupaten Agam sejak ditetapkan pada 19 Juli 1993.
Menurutnya,peringatan ini bukan sekadar peristiwa seremonial, tetapi momen untuk melakukan refleksi terhadap sejarah, evaluasi atas capaian pembangunan, serta proyeksi terhadap tantangan masa depan- .Bupati Agam pimpin upacara hari jadinya kabupaten Agam
Setelah upacara bendera selesai, rangkaian acara dilanjutkan dengan pawai bajamba yang berjalan - meriah .Pawai tersebut dimulai dari Kantor Bappeda Agam, melewati panggung kehormatan yang- disambut Bupati Agam bersama unsur Forkopimda,tokoh ninik mamak, Bundo Kanduang dan para pejabat daerah menuju Balairung kediaman resmi Bupati Agam, diikuti oleh peserta upacara dan masyarakat setempat.
Pawai bajamba ini menampilkan berbagai kesenian tradisional dan simbol kebersamaan warga Lubuk Basung dalam mendukung pembangunan daerah.Peringatan ini tidak hanya sebagai seremonial, tetapi menjadi simbol kebersamaan dan komitmen seluruh masyarakat dalam membangun Kabupaten Agam yang lebih maju dan berdaya saing, dengan tetap menjaga budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas daerah ( Hendreik)Adv
Tags:
Pariwara